Mahdi, Petani HSS, Kalimantan Selatan
Pilih yang Pasti Saja
MAJALAHTEBAR.com. Mahdi petani tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan ini, menceritakan pengalaman dalam budidaya berbagai macam komoditi tersebut. Disamping itu, Mahdi juga berusaha dalam penguasaan informasi pasar dari beberapa daerah agar mampu memilih mana yang menguntungkan.
Petani ini paling sering mengembangkan tanaman padi. Budidaya padi berlangsung 2 kali per tahun (IP200).
Sementara, penanaman cabai 2 kali pertahun. Selanjutnya, jagung, dan karet. Mahdi mempunyai kebun karet seluas 2 hektar.
Saat ini, Mahdi mengandalkan budidaya tanman karet. Pengalamannya yang lebih dari 10 tahun sudah cukup untuk menghasilkan panen maksimal.
Sayangnya, sebagian besar tanamaan karet sudah tua perlu peremajaan. “Untuk hasil karet merupakan pendapatan utama. Namun ke depan diperkirakan akan berkurang mengingat kondisi tanaman yang sudah tua, peremajaan,” ujar petani Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel ini.
Untuk mengantisipasi hal itu maka Mahdi terus mengembangkan budidaya palawija dan hortikultura.
Komoditi padi, cabai dan komoditi lainnya diupayakan pengembangannya secara maksimal.
Lahan yang digunakan sebagian dari sekitar perkebunan karet miliknya. Juga di sekitar tempat tinggal dengan sistem pertanian moderen.*










