Home / Pestisida

Senin, 10 Februari 2025 - 13:05 WIB

Aplikasi Pemantauan OPT Mudahkan Pengendalian

Aplikasi Pemantauan OPT Mudahkan Pengendalian

Aplikasi pemantauan OPT mudahkan pengendalian. Didukung dengan pemupukan tepat, produktivitas pertanian bisa meningkat.

MAJALAHTEBAR.com. Hal pertama yang menentukan keberhasilan budidaya tanaman pangan adalah kondisi lahan yang digunakan. Lahan yang digunakan harus dalam kondisi baik dan memiliki struktur yang optimal untuk pertumbuhan tanaman.

Untuk memperbaiki kandungan unsur hara agar tanah menjadi gembur bisa dilakukan penambahan pupuk kompos bactenic dengan jumlah 500-1000kg/H. Kombinasikan dengan pupuk hayati saptabio dengan jumlah 100 kg/H

Agar dapat memperoleh hasil pemupukan yang memuaskan, bukan hanya menggunakan takaran pupuk yang tepat saja.Namun juga harus mengetahui cara pengunaan pupuk tersebut, sehingga tanaman dapat menerima nutrisi dari pupuk dengan maksimal. Dengan semakin berkembangnya teknologi pada industri pertanian, mampu menciptakan berbagai produk pupuk dengan cara pemupukan yang berbeda dari biasanya.

Namun secara garis besar pemupukan bisa dibedakan menjadi dua cara, yaitu melalui akar dan melalui daun atau tubuh bagian atas tanaman. Penggunaan pupuk secara setimbang akan meningkatkan produksi tanaman. Peningkatan produksi juga meningkatkan jumlah sisa – sisa tanaman (daun, batang, akar) yang tertinggal atau yang dapat dikembalikan ke dalam tanah.

SISTEM PENGAIRAN

Pada saat yang sama, sistem irigasi membantu menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang, serta mencapai hasil yang maksimal dengan memungkinkan penetrasi akar di lahan kering.Secara tradisional, sumber air untuk irigasi adalah dari bendungan, danau, sungai, sumur, waduk, kanal, sumur tabung, dan lain sebagainya. Namun, jumlah air yang dibutuhkan, kecepatan dan frekuensi pengairan juga tergantung pada beberapa faktor, di antaranya adalah jenis tanaman, jenis tanah, dan musim.Selain itu, sistem pengairan yang baik juga penting dalam menjaga kelembapan tanah. Pengairan yang tepat akan menghasilkan tanaman yang subur. Contoh sistem pengairan yang bisa diterapkan adalah irigasi tetes agar menghemat air.

Baca juga  Tepat Memilih Pestisida, Modal Tanam Hemat Produksi Meningkat
PENCEGAHAN HAMA DAN PENYAKIT

Dalam dunia pertanian dan perkebunan, masalah hama dan penyakit merupakan hal yang biasa terjadi dan dapat menjadi ancaman serius bagi tanaman yang sedang dibudidayakan. Teknik pengendalian hama dan penyakit  merupakan bagian penting dalam upaya memastikan kesehatan dan produktivitas tanaman.

Dengan mengendalikan hama dan penyakit, petani dapat mengurangi kerugian hasil panen serta meminimalkan penggunaan pestisida yang berpotensi merugikan lingkungan dan kesehatan manusia Untuk memastikan pemantauan serta identifikasi hama dan penyakit berjalan dengan efektif, kita dapat menggunakan berbagai metode dan strategi yang telah terbukti. Berikut beberapa di antaranya:

OBSERVASI LANGSUNG

Metode ini melibatkan pengamatan langsung pada tanaman untuk mengidentifikasi gejala-gejala awal adanya hama atau penyakit. Misalnya, mengamati warna dan tekstur daun, adanya bercak-bercak pada permukaan tanaman, atau tanda-tanda serangan hama seperti jaring laba-laba.

Pemakaian Perangkap Hama. Menggunakan perangkap hama adalah cara efektif untuk mengetahui jenis-jenis hama yang ada di sekitar area pertanian. Contoh perangkap hama yaitu perangkap kuning untuk menarik serangga terbang dan perangkap lengket untuk menangkap serangga merayap.

PENGGUNAAN APLIKASI PEMANTAUAN

Dalam era teknologi digital saat ini, terdapat berbagai aplikasi pemantauan yang dapat membantu petani mengidentifikasi hama dan penyakit. Aplikasi ini seringkali memiliki fitur pengenalan gambar untuk mempermudah identifikasi hama dan penyakit pada tanaman.

Jika ada keraguan dalam mengidentifikasi jenis hama atau penyakit, selalu bijaksana untuk berkonsultasi dengan ahli pertanian atau petugas perkebunan terdekat. Mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas dalam menghadapi masalah pertanian dan dapat memberikan saran yang tepat. beberapa contoh hama dan penyakit yang perlu kita waspadai:

Baca juga  Drone Spraying PT Saprotan Utama Nusantara Petani Meraih Tambahan Untung

Kutu daun adalah hama kecil berukuran mikroskopis yang biasanya hidup dalam koloni pada bagian bawah daun tanaman. Mereka menyedot nutrisi dari tanaman, menyebabkan daun menguning, kering, dan mengkerut. Kehadiran semut yang berjalan di sekitar tanaman juga dapat menjadi indikator adanya kutu daun.Untuk mengendalikan kutu daun pada berbagai tanaman menggunakan TOPDOR 10 WP kosentrasi 2gr/L bergantian SIDAMEC 20 EC kosentrasi 2ml/L.

Penyakit karat ditandai dengan munculnya bercak-bercak berwarna kuning atau oranye pada daun, batang, atau bunga tanaman. Jika tidak ditangani dengan cepat, penyakit ini dapat menyebabkan deformasi tanaman hingga kematian pada tanaman tertentu.

Penyakit karat daun pada tanaman dapat di kendalikan menggunakan SIDABIN dan FENOSIDA 255 EC dengan kosentrasi 1ml/L

Berikutnya hama Ulat Grayak. Hama ini menyerang tanaman kubis, sawi, dan tanaman Cruciferae lainnya. Mereka memakan daun dan batang muda tanaman secara berlebihan, menyebabkan kerusakan serius pada pertumbuhan tanaman. Pengendalian hama ulat seawal mungkin menggunakan EMAZO RED kosentrasi 1ml/L.

PENYAKIT BUSUK BUAH

Penyakit ini seringkali menyerang buah-buahan yang sedang matang atau sudah matang. Gejalanya berupa bercak-bercak basah pada permukaan buah yang kemudian membusuk dan menjadi tidak layak konsumsi.Untuk penanganan busuk daun maupun busuk buah dilakukan pencegahan secara kimiawi menggunakan SIODAN 20 WP kosentrasi 2gr/L bergantian dengan SATGAZ 75 WP kosentrasi 2 gr/L. *

Share :

Baca Juga

Pestisida

Budidaya Pertanian Untuk Mendapatkan Harga Yang Maksimal

Pestisida

Train The Trainer Angkatan VI Asosiasi Crop Care Indonesia

Pestisida

Peluang Pestisida Baru Masih Ada Karena OPT Tak Kenal Libur

Pestisida

Siap untuk KEEP FOCUS dan Melangkah Lebih Jauh!

Pestisida

Ikuti 5 Aturan Penting Menanam Jagung Agar Panen Berlimpah

Pestisida

Cuaca Ekstrem El Nino, Perlindungan Tanaman Butuh Pestisida Terbaik

Pestisida

Kemarau Panjang Petani Tetap Bisa Bercocok Tanam

Pestisida

PT Saprotan Utama Nusantara Operasikan Pabrik Baru Kapasitas 100 Ribu Ton