Home / Terobosan Teknologi

Sabtu, 18 Februari 2023 - 12:13 WIB

Ikuti Cara Rozak Hemat Pupuk Panen Maksimal

Ahmad Rozak, Petani Wonosobo, Jawa Tengah.

Ahmad Rozak, Petani Wonosobo, Jawa Tengah.

Pemupukan menggunakan FERTIPHOS dan NPK 16-16-16 Pak Tani. Pemakaian lebih irit, panen meningkat. Pengendalian phytopthora dengan  AFT 75 WP, MANTEB 80 WP, PENTACUR 722 SL .

MAJALAHTEBAR.com. Bila berhasil mengendalikan penyakit Phytophthora infestans (busuk daun) bagi petani kentang di Wonosobo, Jawa Tengah sudah mengantungi modal untuk panen bagus. Penyakit ini merupakan kendala yang umum menyebabkan penurunan produksi kentang, apalagi saat memasuki musim hujan.

Ahmad Rozak, petani Desa Serangsari, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah menyadari hal ini dan terus berusaha mencari solusi agar tetap berproduksi optimal di musim hujan. “Kalau pas musim hujan sebagian saya tanami kubis atau wortel. Atau jika tetap menanam kentang maka jarak tanam ditambah menjadi 70 x 40 cm agar penyinaran optimal. Saat kemarau bisa menggunakan jarak 30 x 35 cm. Intensitas nyemprot lebih sering. Alhamdulillah selama ini penyakit (Phytopthora) terkendali,” ujar Petani dengan lahan 2 ha ini beberapa waktu lalu.

Baca juga  Salam Tani, Sapa Petani Gemarang, Madiun Jatim

Menghadapi penyakit akibat cendawan tersebut, Rozak lebih memberikan nutrisi tambahan agar tanaman sehat, subur dan daya tahan tanaman meningkat. Semula petani muda ini mendapat cibiran dari petani lain karena berbiaya tinggi.

Pupuk Nambah Tapi Lebih Irit

Namun, setelah Rozak perhatikan, pada tanaman dengan benih 8 kwintal penggunaan pupuk tambahan berupa NPK 16-16-16 PAK TANI hanya 75 kg. Jauh lebih irit dibandingkan dengan pupuk subsidi minimal 2 kwintal. “Saya coba cabut 15 batang rata-rata berat umbinya 2,2 kg per batang. Jika menggunakan pupuk subsidi hanya 1 kg lebih sedikit per batang,” terangnya.

Baca juga  Kios Al Hikmah, Probolinggo, Jawa Timur:  Menjual Produk yang Sudah Terbukti Bagus

Rozak juga menambahkan pupuk phospat alam FERTIPHOS. Pupuk yang mengandung pula hara makro dan mikro seperti Kalsium, Silika, Sulfur, Boron dan Magnesium. Pupuk ini juga dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar, memperbaiki struktur tanah dan menetralkan pH yang asam. Meningkatkan daya tahan tanaman dan meningkatkan produksi serta kualitas hasil.

Sementara, penggunaan fungisida Rozak memilik TAFT 75 WP, MANTEB 80 WP, PENTACUR 722 SL sebelum tanam kentang. “Di sini (Wonosobo) petani sudah sangat familier dengan produk dari PT Saprotan Utama Nusantara (PT.SUN) karena terbukti mampu mengendalikan hama dan penyakit kentang.

Melalui penambahan nutrisi dengan pemupukan lengkap, Rozak mendapati tanaman lebih sehat. Tanaman lebih tahan dalam cekaman cuaca ekstrim dan produksi lebih baik.*

Share :

Baca Juga

Terobosan Teknologi

Panen Oyong Lebih Cepat, Petikan Nambah

Terobosan Teknologi

Sarana Produksi Mumpuni untuk Raih Produksi Tinggi

Terobosan Teknologi

Hasil Nyata Setelah Menggunakan Pupuk Khusus Tanaman Sawit

Terobosan Teknologi

Cara Kelik Hasilkan Tanaman Lebih Seger dan Keker

Terobosan Teknologi

Baru Tahu, Ternyata dengan Paket Pemupukan Ini Hasil Panennya Bagus Terus

Terobosan Teknologi

Panen Bawang Merah Melejit Wadikun Bersyukur Menemukan Cara Ini

Terobosan Teknologi

Menu Wajib untuk Hasilkan Melon Bermutu

Terobosan Teknologi

Budidaya Padi Keren, H. Enda Makin Untung