Home / Terobosan Teknologi

Sabtu, 23 September 2023 - 11:46 WIB

Tekad Munto Haripin Lestarikan Panen Kentang Menyenangkan

Munto Haripin, Petani Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah

Munto Haripin, Petani Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah

Tekad Munto Haripin lestarikan panen kentang menyenangkan dengan paket lengkap PT Saprotan Utama Nusantara. Pemupukan menggunakan FERTIPHOS dan NPK 16-16-16 Pak Tani. Tanaman subur, umbi kentang maksimal. Tanaman terlindungi dari hama di musim kemarau. Aman dari gangguan penyakit di musim hujan.

MAJALAHTEBAR.com. Musim kemarau umumnya serangan hama meningkat. Apalagi ada potensi terjadi el nino, tanaman juga menghadapi cekaman panas.

Namun, bagi petani berpengalaman seperti Munto Haripin, serangan hama Thrips di musim kemarau dan penyakit Phytopthora infestans pada tanaman kentang di musim hujan tidak membuatnya panik. Petani yang juga menjadi Ketua Wana Lestari Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah ini sudah menyiapkan amunisi berupa produk perlindungan tanaman yang tepat.

Baca juga  Berhemat Tak Harus dengan Saprodi Murah

Kombinasi MANTEB 80 WP dan TAFT 75WP menurutnya sudah terbukti mampu mengendalikan penyakit Phytophthora infestans (busuk daun). Fungisida bahan aktif mancozeb dan ccmbo (karbendazim dan mancozeb) ini sudah menjadi kebutuhan pokok petani kentang.

Perlindungan penyakit akibat cendawan, menggunakan pula fungisida lain seperti PENTACUR 722 SL dan TORBINOL 480 SC. Untuk mengendalikan Thrips Haripin mengandalkan AVIMAX 20/100 EC insektisida kombo dengan bahan aktif abamektin 20 g/l dan imidakloprid 100 g/l.

Sementara, nutrisi penambah daya tahan tanaman, Haripin menggunakan NPK 16-16-16 PAK TANI sebanyak hanya 75 kg per 8 kwintal benih.

Baca juga  NPK Ini Bisa Dongkrak Panen, Simak Caranya

Untuk menjaga dasarannya, Haripin menggunakan pupuk phospat alam FERTIPHOS. Pupuk yang mengandung pula hara makro dan mikro seperti Kalsium, Silika, Sulfur, Boron dan Magnesium. Pupuk ini juga dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar, memperbaiki struktur tanah dan menetralkan pH yang asam. Meningkatkan daya tahan tanaman dan meningkatkan produksi serta kualitas hasil.

Petani dengan lahan lebih dari 2 ha ini rata-rata menghasilkan panen 10 kg dari setiap 1 kg benih (1:10). Saat kemarau bisa lebih. Anggota Wana Lestari dan lainnya pun banyak mengikuti jejaknya.*

Share :

Baca Juga

Terobosan Teknologi

Terlanjur Percaya dengan Pupuk Ini Hasil Panen Jeruknya Bagus

Terobosan Teknologi

Begini Cara Hasilkan Buah Semangka Besar dan Manis

Terobosan Teknologi

Panen Oyong Lebih Cepat, Petikan Nambah

Terobosan Teknologi

Formula Tepat untuk Panen Cabai Mantap

Terobosan Teknologi

Begini Cara Desra Panen Maksimal

Terobosan Teknologi

Ikuti Cara Rozak Hemat Pupuk Panen Maksimal

Terobosan Teknologi

2 Aplikasi untuk Raih Tambahan Keuntungan

Terobosan Teknologi

Pupuk dan Fungisida yang Bisa Diandalkan di Musim Hujan