Kuat dan Tidak Gampang Tumbang
MAJALAHTEBAR.com. Dua hal yang menentukan sukses panen petani jagung dan bawang merah adalah pemupukan berimbang dan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang tepat. Keduanya mendukung tanaman tumbuh sehat, kuat dan tidak gampang tumbang.
Hingga kini, banyak petani menggunakan pupuk subsidi baik urea maupun NPK untuk budidaya jagung. Pupuk tersebut memberikan hara makro atau kebutuhan pokok bagi tanaman.
Jika ingin tanamannya mendapatkan nutrisi lengkap untuk pertumbuhan jagung yang terisi penuh, tongkol besar, petani perlu memberikan pupuk tambahan. Fairuz menyarankan menggunakan kombinasi hara makro Nitrogen Phospore dan Sulfur 16-20+12S.
“Pupuk ini mudah larut dalam air cocok untuk fase vegetatif memperkuat batang, perakaran lebih sempurna dan daun lebih hijau,” terang wanita yang sering memberikan pendampingan petani.
Tidak kalah pentingnya, untuk melindungi tanaman jagung dari gangguan gulma. Menurut R&D PT Saprotan Utama Nusantara ini petani beruntung karena ada banyak pilihan.
Fairuz menyarankan, agar tepat sebaiknya menggunakan herbisida sistemik selektif pra dan purna tumbuh berbentuk pekatan suspensi. Memiliki spektrum efikasi yang luas untuk gulma berdaun lebar maupun gulma berdaun sempit.
“Hemat dan mudah dalam penggunaan, tidak perlu dicampur dengan herbisida lain. Hanya satu kali pemakaian tanaman jagung bebas gulma hingga panen,” jelasnya.
Sementara, untuk tanaman bawang merah bisa menggunakan pupuk yang sama 16-20+12S. Memasuki kemarau petani patut waspada. “Tanaman rentan cekaman stres yang berdampak produksi menurun. Solusinya berikan yodium yang mampu melindungi tanaman dari stres lingkungan. Penggunaannya cukup 2 kg/ha pada fase generatif,” sarannya.
Fairuz tidak menafikan diantara petani ada yang senang mencoba dengan caranya sendiri. Jika hasilnya positif, bisa memberikan nilai lebih.
Namun sebaiknya, kata Fairuz, dosis atau konsentasi larutan pestisida yang dibuat, hendaknya mengikuti rekomendasi. Jika membutuhkan pendampingan, hubungi petugas lapangan dari PT Saprotan Utama Nusantara yang siap membantu,” pungkasnya.*










