Home / Profil

Jumat, 19 Agustus 2022 - 17:46 WIB

Ash Karnoto, Petani Surabaya, Jawa Timur: Menyiapkan Cem-ceman

ASH Karnoto, Petani Hortikultura, Surabaya Jawa Timur

ASH Karnoto, Petani Hortikultura, Surabaya Jawa Timur

MAJALAHTEBAR.com. Pengalaman budidaya berbagai macam komoditi sayuran, ditambah dengan penguasaan informasi pasar dari beberapa daerah membuatnya mampu memilih mana yang menguntungkan. Termasuk dalam menentukan waktu tanam yang tepat.

Ya, Ash Karnoto, petani yang juga pengurus Kelompok tani Sendang Biru, Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, Jawa Timur memiliki pengalaman budidaya lebih dari 10 tahun untuk komoditi hortikultura seperti melon, cabai, tomat dan lainnya. Memulai tanam justru saat harga rendah, disesuiakan dengan trend harga tahunan, sehingga diprediksi saat panen harga bagus. Kecenderungan saat libur akhir tahun, lebaran dan libur sekolah dalam kondisi normal harga cabai tinggi.

Baca juga  APKP : Bisa Panen Kentang Setahun 6 Kali

Memang, tidak dipungkiri pengurus Gapoktan Made Bersinar ini, saat harga tinggi umumnya produksi sedang turun karena perubahan cuaca yang diikuti dengan meningkatnya serangan penyakit. “Sebelum tanam harus menyiapkan Larutan Kocoran alias cem-ceman dari 200 ltr air bersih, kotoran Kambing fermentasi 30kg, Fosfat Alam 10kg.dicampur dan diinapkan minimal 24 jam agar terfermentasi, waktu lebih lama akan lebih baik hasilnya sampai maksimal 30 hari,” jelasnya.

Baca juga  Kios RIIBRI PUTRA, Karawang, Jawa Barat

Pemilihan benih tepat. Perlindungan tanaman juga harus tepat, sehingga panen optimal.

Share :

Baca Juga

Profil

Mencari Petani Milenial? Tengok Saja di Kebonrejo

Profil

Kios Manunggal Tani, Banyuasin, Sumatera Selatan

Profil

Arief Rakhman: Memberikan Solusi Sesuai Rekomendasi

Profil

Kios AB Tani, Bantul, DI Yogyakarta

Profil

Kios Kotik, Lampung Timur, Lampung

Profil

APKP : Bisa Panen Kentang Setahun 6 Kali

Profil

Kios Al Hikmah, Probolinggo, Jawa Timur:  Menjual Produk yang Sudah Terbukti Bagus

Pestisida

Lutfi Anshori: Bantu Petani Menemukan Solusi