Paket Lengkap PT Saprotan Utama Nusantara Berikan Nutrisi Seimbang Hasil Maksimal
Paket Lengkap PT Saprotan Utama Nusantara, berikan nutrisi seimbang, hasil maksimal. Pertumbuhan tanaman bagus, anakan banyak, umbi berbobot. Petani mendapatkan tambahan pendapatan.
MAJALAHTEBAR.com. Sebagian besar petani di berbagai daerah sudah mengenal pupuk produksi PT Saprotan Utama Nusantara (PT SUN). Petani juga mengenalnya dengan pupuk merek PAK TANI.
Agus contohnya, mengaku pupuk NPK Pak Tani sudah menjadi bagian rutin setiap musim tanam. Petani besar di Desa Sumur Batu, Kecamatan Cikesik, Pandeglang, Banten ini tidak ragu menggunakan pupuk NPK 12-12-17-2 PAK TANI meski waktu itu baru soft launching.
Tidak lain karena H. Agus percaya produk PT SUN sudah terbukti dan teruji hasilnya bagus. Tanaman tumbuh subur, daya tahan kuat, produksi meningkat.
Penggunaan Pupuk NPK 12-12-17-2 PAK TANI bersama dengan FERTIPHOS pada pemupukan pertama (umur 10 – 14 HST). Pupuk NPK 12-12-17-2 PAK TANI juga dikombinasikan dengan KCl pada pemupukan II (umur 30 HST).
Agus mengajak petani lain agar jangan bergantung pada pupuk subsidi. Ada pupuk non subsidi yang relatif tersedia di kios sarana pertanian. Meski harganya lebih tinggi tetapi berdasarkan pengalamannya, secara total tidak banyak penambahan.
Justeru yang nambah adalah hasilnya. Otomatis pendapatan petani dari hasil tebasan atau timbangan lebih tinggi.
Penambahan 1 ton per hektar saja dengan harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 6.000/kg maka petani mengantongi tambahan penghasilan Rp 6 juta. Sementara, tambahan belanja pupuk tidak lebih dari Rp 2 juta.
“Mengapa tanaman milik H. Agus anakannya banyak? Karena NPK 12-12-17-2 PAK TANI memiliki kandungan Kalium tinggi. Penggerek juga berhasil terkendali karena OXAR 100/50 SC dengan bahan aktif ganda bekerja optimal mengehentikan aktivitas ulat sehingga berhenti makan (tanaman),” ungkap Nugroho Adi, Area Manager Jawa barat PT SUN.
Hal serupa dirasakan petani padi di Karawang, Jawa Barat. Saat Soft Launching NPK PAK TANI 9-15-6 beberapa waktu lalu langsung mendapat sambutan antusias petani.
Kegiatan Soft Launching NPK 9-15-6 PAK TANI yang berbarengan dengan KOZIMA 50SC di Kios Kondang Tani, Karangjaya, Kecamatan Pedes, Karawang, Jawa Barat tersebut mendapat sambutan meriah dari petani Karawang dan sekitarnya. Sebelum mengikuti Soft launching petani menyaksikan langsung gelar BIG Farmers Field Day (FFD) di lahan padi Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes.
PUPUK NPK
NPK PAK TANI 9-15-6 merupakan pupuk majemuk yang diproduksi menggunakan teknologi modern dengan unsur hara seimbang. Terdapat pula hara tambahan berupa 0,5 MgO + 0,7 CaO + 1,5 SiO2.
Berbentuk granular yang dapat diaplikasikan sebagai pupuk dasar dengan cara ditabur dan ditugal.
Dosis untuk tanaman padi dan jagung 100 – 150 kg/ha. Pupuk ini membantu menyuburkan tanaman pangan, hortikultura maupun perkebunan.
Sementara, KOZIMA 50 SC merupakan insektisida selektif dan kontak bahan aktif Fipronil 50 g/l. Berbentuk pekatan suspensi berwarna putih. Insektisida ini untuk mengendalikan hama penggerek batang padi kuning (Scirpophaga incertulans), Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens) pada tanaman padi.
Selain itu KOZIMA 50SC untuk mengendalikan hama thrips (Thrips parvispinus) pada tanaman cabai. Pada tanaman perkebunan insektisida ini bermanfaat sebagai pengendali hama rayap kelapa sawit (Coptotermes curvignathus). Penggunaan pada tanaman cabai cukup dengan konsentrasi 1 ml/l, tanaman padi 1,5 ml/l dan perkebunan 2,25 ml/l.
Penyemprotan dengan volume tinggi. Waktu aplikasi pada saat populasi serangan hama mencapai ambang pengedalian sesuai rekomendasi setempat.
Selain mendukung pertumbuhan tanaman padi, pupuk NPK PAK TANI juga cocok dengan tanaman hortikultura. NPK 12-12-17-2 PAK TANI dari PT SUN memberikan pengaruh nyata pada tanaman kubis di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Garut, Jawa Barat.
Menurut H. Asep Nyanyang, petani setempat, NPK PAK TANI sudah terbukti hasilnya bagus. H. Ase pun langsung mengaplikasikan pada lahan seluas 3.200 m2 atau 8 patok.
“Daunnya hanya sedikit yang bolong. Kalau melihat kropnya ini bisa dua kilo lebih. Padahal rata-rata kubis di sini (Cikajang) per tangkal 1 – 1,5 kg. Ini mah saya harus coba,” tandasnya.
Asep menggunakan benih kubis Varietas Green Nova. Dosis pupuk ini cukup irit hanya 5 kg/drum. Waktu aplikasi umur 25 HST, 35 HST dan 55 HST.
Petani yang juga tokoh masyarakat setempat ini meraih keuntungan maksimal. Dari lahan 8 patok dengan 7.000 tangkal (batang) harga di tingkat petani Rp 4.000/kg mendapatkan penghasilan Rp 45 juta. “Penggunaan NPK 12-12-17-2 lebih menguntungkan,” tegasnya.
OPTIMAL DI CUACA EKSTRIM
Pupuk NPK PAK TANI juga memiliki catatan spektakuler pada budidaya tanaman kentang. Ahmad Rozak, petani Desa Serangsari, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah bisa lanjut tanam kentang saat petani lain memilih istirahat. Peluang mendapat harga tinggi terbuka lebar.
Petani dengan lahan 2 ha ini menanam benih 8 kwintal menggunakan pupuk NPK 16-16-16 PAK TANI 75 kg. Jauh lebih irit dibandingkan menggunakan pupuk subsidi yang minimal 2 kwintal.
Berat umbi saat puncak musim hujan mencapai rata-rata berat 2,2 kg per batang. Jika menggunakan pupuk subsidi hanya 1 kg/batang.*










