PT. SUN Panen Raya Padi 10 Ton Dukung Ketahanan Pangan Nasional
PT. SUN panen raya padi 10 ton dukung ketahanan pangan nasional. Melakukan pendampingan petani sehinga makin banyak yang mampu panen 10 ton/ha.
MAJALAHTEBAR.com. Dalam upaya memdukung ketahanan pangan nasional dan mewujudkan Indonesia swasembada beras PT. Saprotan Utama Nusantara (PT. SUN) mengadakan kegiatan panen padi 10 ton per hektar.
Hal demikian disampaikan Direktur Utama PT SUN, Ir. Markus Wibowo pada acara Panen Raya Padi 10 ton di Wonosalam, Demak, Jawa Tengah. Hadir pada acara tersebut Tenaga Ahli Mentan Bidang Mekanisasi Mesin Pertanian Dr. Astu Unadi, Wagub Jawa Tengah KH. Taj. Yasin Maimoen, Bupati Demak dr Eisti’anah dan dari instansi terkait serta para petani dari wilayah setempat khususnya Demak, Jawa Barat dan Jawa Timur. Keseluruhan peserta yang hadir sekitar 500 peserta.

Lebih lanjut Markus Wibowo menyatakan, upaya yang dilakukan sehingga petani mencapai hasil panen padi 10 ton per hektar ini, bahkan ada beberapa petani lebih berdasarkan hasil lomba panen padi yang telah dihasilkan yaitu bisa mencapai 14 ton per hektar. “Pada musim tanam padi pertama kalau 30 persen para petani yang bisa mencapai panen padi 10 ton per hektar , maka di Kabupaten Demak saja yang luas lahannya mencapai 150.000 ha, jadi 150.000 ha kali 10 ton 1.500.000 ton, musim kedua misal ada 50 persen petani yang mencapai hasil 10 ton bisa kita hitung sudah berapa banyak yang dihasilkan dan begitu seterusnya, sehingga kabupaten Demak ini menjadi salahsatu lumbung padi nasional “ harap Markus Wibowo.
Kegiatan panen padi 10 ton per ha juga telah dilaksanakan diberbagai daerah antara Sragen, Sukoharjo Jawa Tengah, Ngawi Jawa Timur, Tasikmalaya Jawa Barat dan kedepan daerah-daerah lain.
Harapan kedepan dengan kegiatan lomba padi 10 ton per hektar ini dapat memacu produk padi nasional, sehingga dapat swasembada dan bahkan Indonesia mampu eksport beras.
Karena PT. Saprotan Utama Nusantara pabriknya berada di lokasi Demak sebagai wujud kepedulian PT. Saprotan Utama Nusantara telah memberikan kontribusi kepada warga/petani Demak antara lain pada musim kemarau membantu menyediakan irigasi dengan sumur artesis, bimbingan dan pendampingan petani dalam bertani, pada Covid lalu mulai Oktober 2021 hingga 2022 bekerjasama instansi terkait mengadakan suntik imunikasi covid keliling dengan bus PT. Saprotan Utama Nusantara terhadap 7000 warga.
Menurut Markus Wibowo, melalui Lomba Panen Padi 10 Ton GKP Per Hektar dari PT SUN petani bisa membuktikan dengan sarana produksi yang tepat mampu meningkatkan produksi. Petani jangan sungkan untuk bertanya tentang budidaya padi karena Petugas lapangan dari PT SUN siap membantu mendampingi,” ungkapnya.
PT SUN Ikut berpartisipasi mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit. Melakukan pendampingan terhadap petani agar dapat meningkatkan hasil produksi dan kualitas hasil panen.
“Selain itu kegiatan ini juga memberikan edukasi tentang pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit. Meningkatkan income/penghasilan petani.” ujar Markus Wibowo.
Rangkaian kegiatan panen raya padi 10 ton yang diselenggarakan PT. Saprotan Utama Nusantara tersebut, disamping panen secara simbolis juga diumumkan hasil petani Demak lomba panen padi 10 ton. Dengan hasil pemenang sebagai berikut: Juara 1. Riyanto, Juara 2. Iskak, juara 3.Taufiq. juara harapan 1 Toko, juara harapan 2 Mustofa dan juara harapan 3. Mudhofar. Untuk juara 1, 2 dan 3 hasil perhitungan ubinan yang diperoleh bisa mencapai masing-masing sebesar 14,76 ton, 14,47 ton, 14,32 ton.
Keberhasilan petani ini karena kerja keras petani sendiri serta petugas terkait khususnya dengan dukungan dari petugas PT. Saprotan Utama Nusantara dalam mengaplikasikan teknologi paket lengkap dari PT. SUN. Seperti menggunakan Pupuk Soluble: CPN, Ultradap, Magnesium. Paket pemupukan ini untuk fase vegetatif membuat akar banyak, anakan banyak dan batang kuat.
Sementara, untuk meningkatkan produksi menggunakan Pupuk MKP dan Magnesium. MKP bisa di Campur Fungisida Torbinol.
Disamping itu juga penggunaan herbisida baru TODAN 50/10 OD dan ULTRON 25/18 WP yang merupakan duet maut untuk melindungi tanaman padi. Pengendalian wereng dengan TORAM 25 SP.*










