Home / Pupuk

Senin, 10 Februari 2025 - 12:58 WIB

Baru Tahu Ternyata Begini Cara Mencegah Bunga Rontok pada Jambu Air

Baru Tahu Ternyata Begini Cara Mencegah Bunga Rontok pada Jambu Air

MAJALAHTEBAR.com. Pernahkah membayangkan memiliki kebun jambu air sendiri yang dapat menghasilkan panen berlimpah sepanjang tahun? Jambu air merupakan komoditas pertanian yang menarik di Indonesia, tergolong dalam kelas Magnoliopsida dan memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan. Secara genetik, jambu air memiliki tingkat kemanisan (brix) yang sangat baik mencapai 15, sehingga tidak kalah saing dengan komoditas buah lain seperti melon dan semangka.

Ternyata asal-usul jambu air dengan beberapa spesiesnya dari kawasan Asia Tenggara tercatat berasal dari Indonesia. Tanaman tahunan ini menunjukkan adaptabilitas luar biasa karena dapat tumbuh optimal di dataran rendah maupun menengah.

Namun, dalam praktik budidayanya petani kerap menghadapi beberapa tantangan. Pertama, permasalahan pecahnya buah yang ternyata disebabkan oleh defisiensi kalsium (Ca). Sifat unsur Ca yang i-mobile (tidak bergerak tanpa intensitas cahaya matahari) mengharuskan petani melakukan penyemprotan langsung pada buah atau batang tanaman. Pupuk KARATE PLUS BORONI yang mengandung Ca dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah ini.

Baca juga  Tomat Sehat Buah Melimpah, Bagaimana Perawatannya?
BERIKAN PUPUK P DAN K TINGGI

Tantangan kedua adalah kerontokan bunga, yang sangat berpengaruh terhadap produksi jambu air. Kerontokan massal dapat mengurangi cluster buah dan berdampak signifikan pada hasil panen. Untuk mengatasi permasalahan ini, petani disarankan melakukan penyemprotan menggunakan pupuk seperti MerokeMAP, MerokeCALNIT, atau MerokeMKP dengan aplikasi fosfor (P) dan kalium (K) yang tinggi.

Strategi pemupukan menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan hasil jambu air. Proses pemupukan dibagi menjadi tiga tahapan penting. Tahap pertama dimulai dengan menggunakan NPK Mutiara 16-16-16 dan pupuk KARATE PLUS BORONI untuk recovery tanaman. Empat puluh lima hari kemudian, pemberian pupuk beralih ke NPK Mutiara PROFESSIONAL yang kaya P dan K untuk pembentukan calon buah.

Tahap akhir pemupukan fokus pada penggunaan pupuk K non-klor. Suburkali BUTIR menjadi pilihan utama karena jambu air sangat sensitif terhadap klor. Pupuk ini efektif meningkatkan brix, bobot buah, dan kualitas hasil panen. Untuk optimalisasinya, dapat mengombinasikan dengan MerokeSOP yang memiliki kandungan sulfur (S) dan K mencapai 52 persen.

Baca juga  Pupuk Organik untuk Produktivitas Tanaman
APLIKASI FOLIAR

Lakukan aplikasi foliar dengan mencampur MerokeSOP atau MerokeKALINITRA dengan MerokeMKP. Teknik ini tidak sekadar mencegah masalah, tetapi secara aktif meningkatkan kualitas warna, aroma, dan tingkat kemanisan buah. Penting untuk menjadi perhatian petani, penggunaan pupuk harus tepat dan efektif.

Keunggulan budidaya jambu air terletak pada kemampuannya untuk dipanen berkali-kali dalam setahun dan memiliki segmentasi pasar yang luas, mulai dari pasar tradisional hingga modern. Namun, untuk menembus pasar modern, perlu terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Dengan strategi pemupukan yang tepat, penanganan yang cermat, dan inovasi berkelanjutan, jambu air berpotensi menjadi salah satu komoditas penting dalam pengembangan pertanian Indonesia.*

**Untuk melihat dosis dan cara pemakaian, download Apps Petani Cerdas di Google Playstore.

Share :

Baca Juga

Pupuk

Sukses Maksimal! Kupas Tuntas Panen Melimpah Buah Naga

Pestisida

Panen Raya Jagung PT SUN di Kediri, Jawa Timur

Pestisida

PT Saprotan Utama Nusantara Operasikan Pabrik Baru Kapasitas 100 Ribu Ton

Pestisida

Drone Spraying PT Saprotan Utama Nusantara Petani Meraih Tambahan Untung

Pupuk

Revolusi Pertanian: Manisnya Cuan Melon Hidroponik yang Tak Kenal Musim

Benih

Mangga Berbuah Lebat Di Luar Musim, Mau?

Pupuk

Big FFD dan Lomba Panen Padi 10 GKP PT SUN di Sragen, Jawa Tengah

Pupuk

Mengapa Menambah Pupuk Produksi Bertambah? Ini Jawabannya