Home / Pupuk

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 13:30 WIB

DPP PT Saprotan Utama Nusantara di Sukoharjo, Jateng dan Bojonegoro, Jatim

DPP PT Saprotan Utama Nusantara di Sukoharjo, Jateng dan Bojonegoro, Jatim :Membiasakan Pemupukan Berimbang untuk Panen Maksimal

DPP PT Saprotan Utama Nusantara di Sukoharjo, Jateng dan Bojonegoro, Jatim. Membiasakan pemupukan berimbang untuk panen maksimal. Pupuk Foliar Ultradap dan MKP Pak Tani seakan menjadi menu wajib.

MAJALAHTEBAR.com. Setelah meluncurkan produk herbisida baru TODAN 50/10 OD dan ULTRON 25/18 WP, PT. SAPROTAN UTAMA NUSANTARA (PT SUN) melanjutkan dengan berbagai program untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian di berbagai daerah.

Salah satunya kegiatan fieldtrip yang sempat mengejutkan petani di dua daerah Sukoharjo, Jawa Tengah dan Bojonegoro, Jawa Timur. Tanaman terlihat lebih subur, daun lebih hijau segar dan bersih dari gulma.

Setidaknya 250 petani dari Sukoharjo dan Sragen hadir menyaksikan lahan demoplot milik Muhammad Tri Wahyudi Desa Karangwuni, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo. Petani ini menggunakan Paket Lengkap PT SUN khususnya produk herbisida baru TODAN 50/10 OD dan ULTRON 25/18 WP yang merupakan duet maut untuk melindungi tanaman padi.

Baca juga  Ikuti Cara Wardi Meraih Panen 14,1 Ton/Ha dan Menyabet Juara Lomba Padi

Pemakaian pertangki untuk penggunaan herbisda duet Maut Todan + Ultron :  3 tutup todan atau 90 ml dan Ultron  1 pcs kemasan 20 grm. Hasilnya luar biasa, rumput yang paling susah disemprot seperti rumput grinting pun bisa di kendalikan.

HERBISIDA SELEKTIF

TODAN merupakan herbisida selektif sistemik yang digunakan untuk mengendalikan gulma berdaun lebar, berdaun sempit, maupun teki yang mengganggu tanaman padi. Herbisida berbahan aktif Butil Sihalofop 50g/l dan Penoksulam 10 g/l. Penggunaan pada tanaman umur 10-15 hari setelah tebar benih langsung atau pindah tanam dosis 0,75 – 1,5 l iter per hektar.

Sementara ULTRON 25/18 WP herbisida sistemik penempatan pra tumbuh dan purna tumbuh untuk mengendalikan gulma umum pada tanaman padi. Merupakan heribisida dengan bahan aktif Metil bensulfuron 25% dan Natrium Bispiribak 18%.

Baca juga  3 Jurus Dimyati Bisa Panen Sukses di Tengah Perubahan Iklim

Herbisida ini mempunyai spektrum efikasi yang lebih luas. Aman terhadap tanaman padi dan hemat dan mudah dalam pemakaian.

Lebih heboh lagi, fieldtrip PT SUN di Desa Pilang, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Kepala desa setempat turut hadir mendukung petani. Demikian pula perwakilan dari Polsek kanor / Babinsa, PPL Dinas Pertanian Bojonegoro. Petani dari beberapa desa di Kecamatan Kanor dan Kecamatan Baureno yang totalnya mencapai 243 orang.

Agus Dwi Saputro, Product Manager PT SUN menjelaskan, program Demo Plot Produk (DPP) PT. SUN tersebut bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan melalui pemupukam berimbang dan pupuk Foliar Ultradap, Magnesium dan MKP. Pupuk bawahnya menggunakan NPK 16-16-16 Pak Tani, FERTIPHOS, KCl dan KNO3 Pak Tani.

Selain itu, lanjut Agus, juga untuk sosialisasi Peket Lengkap PT SUN untuk Tanaman Padi. “Tidak kalah pentingnya, untuk meningkatkan hasil panen dan keuntungan bagi petani,” jelasnya.*

Share :

Baca Juga

Pestisida

Retailer Gathering PT SAPROTAN UTAMA NUSANTARA Banyuwangi, Jatim

Pupuk

Trio Nutrisi untuk Hasil Panen Kentang Berkualitas

Pupuk

Perawatan Tembakau Lokal, Agar Bercita Rasa Khas & Jempolan!!!

Pupuk

Agar Terong Ungu Panennya Memuaskan

Pupuk

Pupuk yang Membuat Dagingnya Tebal dan Warna Memikat Saat Belah Durian

Pestisida

Soft Launching Produk Baru PT Saprotan Utama Nusantara NPK 9-15-6 dan KOZIMA 50SC

Pupuk

Dampak Negatif Penggunaan Pupuk Berlebihan dan Cara Mengatasinya

Pupuk

Peran Kalium pada Bawang Merah, Benarkah Sensitif Pada Klor???