Home / Pupuk

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Memetik Cuan dari Paprika Hidroponik Berkat Racikan Nutrisi Akurat

Memetik Cuan dari Paprika Hidroponik Berkat Racikan Nutrisi Akurat

MAJALAHTEBAR.com. Paprika (Capsicum annuum L.) merupakan tanaman yang berasal dari Amerika kemudian di perkenalkan ke benua Eropa oleh Christoper Colombus. Di Indonesia sendiri tanaman ini awalnya kurang populer karena tidak ada masakan khas Indonesia yang menggunakan bahan paprika. Rasanya yang tidak pedas seperti cabai-cabaian pada umumnya membuatnya kurang diminati pasar dalam negeri. Namun, seriring berkembangnya industri kuliner khususnya masuknya kuliner barat ke Indonesia membuka lebar peluang pasar komoditas ini di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistika, pasar utama peminat paprika adalah rumah tangga, supermarket modern, dan hotel-hotel. Seiring dengan perkembangan kuliner di Indonesia, perkembangan pasar paprika semakin meningkat sehingga menjadi komoditas yang ekonomis yang menjanjikan untuk dibudidayakan. Daerah dataran tinggi seperti di Bali dan Bandung menjadi dua daerah yang banyak ditemukan petani paprika. Paprika merupakan tanaman yang menyukai cuaca dingin sehingga tumbuh baik di dataran tinggi 700-1000 mdpl.

Teknik budidaya paprika tergolong mudah, hampir seperti budidaya tanaman pada umumnya. Paprika di Indonesia, umumnya dibudidayakan secara hidroponik. Ancaman paling beresiko dari budidaya paprika ada pada ancaman hama penyakitnya. Hama thrips menjadi musuh utama petani yang dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman. Oleh karena itu perlu program pengendalian hama dan penyakit yang ketat serta pemenuhan nutrisi yang optimal.

Baca juga  Sukses Budidaya Kakao: Strategi Pemupukan Menuju Kualitas Internasional

Upaya pengendalian hama penyakit paprika dilakukan mulai dari perencanaan budidaya di awal. Hal ini dikarenakan gangguan dari hama dan penyakit tentu akan menurunkan kualitas paprika yang berdampak pada keberhasilan panen tanaman. Kebanyakan petani paprika memilih budidaya paprika dalam greenhouse secara hidroponik untuk mencegah serangan hama dan penyakit dari paparan luar dan menjaga iklim mikro disekitar tanaman.

DAYA TAHAN KUAT

Pemberian nutrisi pada tanaman paprika bertujuan untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal dan untuk memperkuat daya tahan tanaman pada ancaman hama penyakit serta cuaca ekstrem. Program pemupukan paprika memerlukan dua pekatan, yaitu pekatan A dan pekatan B. Pekatan A terdiri dari MerokeCALNIT sebanyak 950 gram, sedangkan Pekatan B terdiri dari MerokeFLEX-G 1.100 gram, MerokeMAG-S 170 gram, MerokeMAP 30 gram, dan MerokeVITAFLEX 40 gram. Larutan jadi yang dihasilkan adalah 1.000 liter dengan rasio pengenceran 1:100. Namun, dosis pupuk dapat disesuaikan dengan sistem yang digunakan, lingkungan, air baku, dan genetik tanaman.

Paprika biasanya dipanen setelah tiga bulan dari penanaman. Paprika dapat dipanen ketika masih berwarna hijau, kuning, maupun merah. Pemanenan dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Untuk mendapatkan paprika berwarna hijau, petani dapat melakukan panen lebih awal, yaitu setelah 12 minggu atau sekitar tiga bulan. Panen paprika hijau dilakukan lebih cepat karena buah paprika yang dipanen pada tahap ini belum mencapai kematangan penuh. Paprika hijau dipanen sebelum buah berubah warna menjadi kuning ataupun merah. Dengan keuntungan waktu panen lebih cepat, petani dapat memanen paprika hijau lebih sering dalam satu musim tanam. Paprika hijau pun sudah memiliki pasar tersendiri dan mengurangi risiko kerusakan buah yang terlalu matang. Namun apabila dibandingkan dari segi bobot dan harga jual, hasil panen paprika hijau biasanya lebih sedikit dibandingkan paprika yang dipanen setelah mencapai kematangan penuh yang ditandai dengan warna merah.

Baca juga  Mau Panen Kopi Berlimpah di Musim Kemarau dan Hujan, Begini Caranya!

Produksi paprika per pohon rata-rata berkisar antara dua hingga tiga kilogram. Dengan perawatan yang baik, hasil panen dapat meningkat secara signifikan. Beberapa faktor penting yang harus diperhatikan adalah pemilihan varietas, kondisi tanah, dan teknik pemupukan untuk memastikan tanaman paprika tumbuh dengan optimal. Selain itu, paprika juga membutuhkan pencahayaan dan suhu yang stabil.
**Untuk melihat program pemupukan tanaman, download Apps Petani Cerdas di Google Playstore dan Appstore.

Share :

Baca Juga

Pupuk

Pengendalian Asem Aseman Pada Tanaman Padi

Pupuk

Mengangkat Potensi Seledri Ciwidey: Rahasia Tanaman Daun di Dataran Tinggi

Pupuk

Raup Cuan Maksimal Saat Kemarau dengan Resep Jitu Budidaya Cabai

Pestisida

Panen Raya Jagung PT SUN di Kediri, Jawa Timur

Pestisida

PT Saprotan Utama Nusantara Berikan Apresiasi Kepada Mitra Berprestasi

Pestisida

Tri Ligayanti, ST, MSi: Industri Pupuk dan Pestisida Terus Tumbuh

Pupuk

Tomat Sehat Buah Melimpah, Bagaimana Perawatannya?

Pestisida

Retailer Gathering PT SAPROTAN UTAMA NUSANTARA Banyuwangi, Jatim