Home / Pestisida / Pupuk

Rabu, 18 Oktober 2023 - 14:29 WIB

Soft Launching Produk Baru PT Saprotan Utama Nusantara NPK 9-15-6 dan KOZIMA 50SC

Soft Launching produk baru PT Saprotan Utama Nusantara NPK 9-15-6 dan KOZIMA 50 SC di Karawang, Jawa Barat mendapat sambutan antusias dari petani. Meski sudah sering mengikuti kegiatan PT SUN petani merasa ada hal baru yang bermanfaat untuk mendukung usahatani di musim berikutnya.

MAJALAHTEBAR.com. Penggunaan pupuk terutama pupuk non subsidi di sentra pengembangan padi Karawang, Jawa Barat sudah menjadi hal rutin pada setiap musim tanam. Petani di daerah ini sebagian besar sudah memahami pentingnya penggunaan pupuk berimbang untuk meningkatkan produksi.

Tingkat kepercayaan petani juga sudah tinggi terhadap perusahaan sarana pertanian karena selama ini melalui produknya telah banyak membantu petani meraih peningkatan produksi. Hingga imej seperti produk PAK TANI sudah terbukti bagus, sehingga jika ada produk baru akan langsung menggunakannya.

Seperti yang terlihat pada kegiatan Soft Launching NPK 9-15-6 PAK TANI dan KOZIMA 50SC di Kios Kondang Tani, Karangjaya, Kecamatan Pedes, Karawang, Jawa Barat. Petani padi kawasan Pedes dan sekitarnya tampak bersemangat menghadiri kegiatan PT SUN karena tak ingin ketinggalan mencoba produk baru.

Baca juga  Wamen Faisol Riza Lepas Ekspor 120 Ton Pestisida ke Filipina

Hadir mewakili Head Office PT SUN, Probo Kusumantoro. Hadir pula Nugroho Adi (Area Manager Jawa Barat PT SUN) dan petugas lapangan PT SUN se-Jawa Barat serta pemilik Kios Kondang Tani, Hj. Titin.

PUPUK MAJEMUK

NPK PAK TANI 9-15-6 merupakan pupuk majemuk yang diproduksi menggunakan teknologi modern dengan unsur hara seimbang. Terdapat pula hara tambahan berupa 0,5 MgO + 0,7 CaO + 1,5 SiO2.

Berbentuk granular yang dapat diaplikasikan sebagai pupuk dasar dengan cara ditabur dan ditugal.

Dosis untuk tanaman padi dan jagung 100 – 150 kg/ha. Pupuk ini membantu menyuburkan tanaman pangan, hortikultura maupun perkebunan.

Sementara, KOZIMA 50 SC merupakan insektisida selektif dan kontak bahan aktif Fipronil 50 g/l. Berbentuk pekatan suspensi berwarna putih. Insektisida ini untuk mengendalikan hama penggerek batang padi kuning (Scirpophaga incertulans), Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens) pada tanaman padi.

Baca juga  Budidaya Paprika: Peluang Menguntungkan Bagi Petani

Selain itu KOZIMA 50SC untuk mengendalikan hama thrips (Thrips parvispinus) pada tanaman cabai. Pada tanaman perkebunan insektisida ini bermanfaat sebagai pengendali hama rayap kelapa sawit (Coptotermes curvignathus). Penggunaan pada tanaman cabai cukup dengan konsentrasi 1 ml/l, tanaman padi 1,5 ml/l dan perkebunan 2,25 ml/l.

Penyemprotan dengan volume tinggi. Waktu aplikasi pada saat populasi serangan hama mencapai ambang pengedalian sesuai rekomendasi setempat.

Acara ini juga diisi dengan kegiatan BIG Farmers Field Day (FFD) di lahan padi Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes. Soft Launching Produk Baru PT Saprotan Utama Nusantara NPK 9-15-6 dan KOZIMA 50SC akan mendorong petani menggunakannya. Paket lengkap untuk melindungi tanaman di semua musim dan untuk meningkatkan produksi.*

Share :

Baca Juga

Pestisida

Drone Sprayer: Aplikasi Pestisida Jadi Makin Hemat

Pupuk

Cara Mudah Hasilkan Melon Supermanis

Pestisida

Kondisi Petani dan Krisis Regenerasi Petani Muda

Pestisida

Swasembada di Tengah Naiknya Harga Saprodi

Pestisida

Penggunaan Paket Lengkap PT Saprotan Utama Nusantara Menjaga Produksi Tetap Tinggi Tiap Musim

Pestisida

PAGUYUBAN FORMULATOR LATUBO: Memperkuat Silaturahim Meski Bersaing Pasar

Pupuk

DPP Bawang Merah PT SUN di Brebes, Jawa Tengah Perakaran Kuat, Batang Besar, Umbi Maksimal

Pestisida

Aplikasi Pemantauan OPT Mudahkan Pengendalian