Home / Pestisida

Selasa, 27 Agustus 2024 - 12:48 WIB

Teknologi Dopa-Z Membunuh Ulat Hingga yang Sembunyi Sekalipun

Teknologi Dopa-Z Membunuh Ulat Hingga yang Sembunyi Sekalipun

Teknologi Dopa-Z membunuh ulat hingga yang sembunyi sekalipun. Setelah 6 jam penyemprotan, ulat menguning, lemas hingga mati. Dosis 2-3ml/ ltr dengan interval pemakaian 2-3 hari sekali.

MAJALAHTEBAR.com. Gulma, penyakit dan hama di Indonesia setiap tahun semakin membandel. Hal ini dikarenakan gulma, penyakit dan hama telah resisten dengan bahan kimia yang digunakan pada pestisida selama ini. Petrosida Gresik pada tahun 2024 mengeluarkan 24 produk baru, salah satunya produk menggunakan Dopa-Z Technology.

Bawang merah komoditas yang sangat bernilai. Bawang merah sebagai bumbu masak, saat ini belum ada yang dapat menggantikannya, maka dari itu jika petani gagal panen bawang merah menyebabkan harga bawang merah meroket sangat tajam.

Padahal bawang merah hamper tertanam diseluruh provinsi Indonesia. Kurun waktu 10 tahun produktifitas bawang merah nasional pada kisaran 8,5 ton sampai 10,5 ton/ hektar dan diindikasi akan tetap stagnasi.

Baca juga  Aplikasi Pemantauan OPT Mudahkan Pengendalian
ULAT BAWANG

Bawang merah mengalami gagal panen paling utama karena serangan hama ulat (Spodoptera exigua). Serangan hama ulat jika tidak dikendalikan menyebabkan gagal panen hingga 100%.

Mengendalikan Ulat bawang tidak mudah karena hama ini berada di dalam daun dan bertelur (larva) juga di dalam daun bawang merah. Saat matahari terik, ulat bawang merah bersembunyi di dalam daun dan saat malam hari ulat bawang merah keluar semua dan menggrogoti tanaman bawang merah.

Saat ini pestisida yang berada di pasaran belum ada yang mampu menembus daun bawang merah untuk membunuh ulat yang bersembunyi di dalam daun bawang merah. Akhirnya banyak petani bawang merah yang melakukan penyemprotan pestisida saat malam hari.

Sedangkan malam hari adalah jam petani untuk istirahat. Selama ini untuk mengatasi agar penyemprotan selain malam hari, petani banyak yang menaikkan dosis pemakaian.

Baca juga  Dosis Tepat Saat Kemarau

Hal ini menyebabkan hama ulat telah resisten dengan bahan aktif pestisida yang berada di pasaran. Mengatasi hal ini, Petrosida Gresik meluncurkan produk pestisida dengan teknologi Dopa-Z. Dopa-Z adalah teknologi dari Jepang yang mampu menekan ulat cepat keluar dari dalam daun. Setelah 6 jam penyemprotan, ulat menguning, lemas hingga mati.

Penggunaan pestisida dengan teknolgi Dopa-Z untuk tanaman bawang merah berumur 20-45 Hari Setelah Tanam (HST). Dosis 2-3ml/ ltr dengan interval pemakaian 2-3 hari sekali tergantung tingkat serangan.

Pestisida dengan teknologi Dopa-Z akan tersedia di seluruh kios pertanian di Indonesia pada bulan September 2024.

Nantikan pestisida dengan teknologi terbarukan.

Hama ulat akan terbasmi hingga yang berada di dalam daun.*

 

Share :

Baca Juga

Pestisida

Apresiasi PT Saprotan Utama Nusantara untuk Mitra Berprestasi: Program dan Sarana Transportasi Untungkan Mitra, Pemasaran Lancar

Pestisida

Salam Tani, Sapa Petani Gemarang, Madiun Jatim

Pestisida

Panen Maksimal Walau Curah Hujan Tinggi

Pestisida

Inovasi Teknologi Untungkan Petani: Kecerdasan Buatan dan Pertanian Berkelanjutan

Pestisida

Paket Lengkap PT Saprotan Utama Nusantara Tanaman Padi: Tanaman Subur Terlindungi Maksimal

Pestisida

Pertanian Modern Ala Petani Petrosida

Pestisida

Mau Modal Tanam Murah Panen Bertambah, Ini Caranya

Pestisida

Program KOTANI Sebuah Harapan Petani Pasca Pandemi Covid 19