Home / Pestisida

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:58 WIB

Gebyar Fungisida dan Launching PATRA 27WP PT SUN di Garut, Jabar Dengan PATRA Tanaman Terjaga

Gebyar Fungisida dan Launching PATRA 27WP PT SUN di Garut, Jabar Dengan PATRA Tanaman Terjaga

Gebyar fungisida PT SUN di Garut, Jabar dengan PATRA Tanaman terjaga dari penyakit utama busuk daun. cepat meresap, melindungi permukaan daun, dengan penggunaan konsentrasi  aplikasi yang sangat ekonomis.

MAJALAHTEBAR.com. Busuk daun (Phytophthora infestans) adalah ancaman utama dalam budidaya tanaman kentang, cabai dan tomat. Penyakit utama hortikultura ini menyerang terutama saat curah hujan tinggi.

Tidak main-main risiko kerugian akibat serangan busuk daun bisa melumat tanaman milik petani hingga 50-100%.  Alias bisa menyebabkan gagal panen,

Karenanya, lindungi tanaman  dari ancaman mematikan busuk daun (Phytophthora infestans) dengan fungisida andalan. PT Saprotan Utama Nusantaran (PT SUN) yang sudah menguasai pasar pestisida Nusantara melaunching fungisida PATRA 27 WP.

Rangkaian launching terdiri dari beberapa kegiatan antara lain di RM Eptilu Cikajang, Garut, Jawa Barat. Hadir dalam kegiatan ini sebanyak 483 petani wilayah Garut dan sekitarnya.

Baca juga  Apropi Agrochembiz Show Indonesia 2025 Mengawal Swasembada dengan Pestisida Bermutu

Selanjutnya, PT SUN menggelar R2 Gathering dengan mengundang 50 kios R2 wilayah Garut. Hadir pada acara ini mewakili HO Semarang, Probo Kusumantoro, Kapolsek Cikajang, Danramil Cikajang, BPP Kecamatan Cikajang dan Kepala Desa Mekarsari.

MAKIN LENGKAP

Kehadiran PATRA 27 WP membuat produk fungisida PT SUN makin lengkap. Memberikan perlindungan maksimal tanaman budidaya agar petani menikmati panen dengan bahagia.

Fungisida baru ini sekaligus menjadi solusi pintar untuk mengatasi masalah busuk daun pada tanaman kentang, cabai dan tomat. Ini adalah Fungisida sistemik yang bekerja cepat menghentikan penyebaran jamur, menjaga daun tetap hijau dan dan memastikan umbi  berkualitas tinggi bahkan di musim hujan tinggi.

Fungisida PATRA 27 WP adalah produk sistemik  dari PT SUN yang efektif mengatasi jamur patogen, khususnya busuk daun (Phytophthora) pada tanaman  kentang, cabai dan tomat. Mengandung bahan aktif Cymoxanil 27%, fungisida ini bekerja cepat menembus jaringan, bersifat kuratif/preventif, dan tersedia dalam bentuk tepung.

Baca juga  Strategi Pencegahan Cerdas untuk Melindungi Tanaman Jagung: Kunci Peningkatan Hasil Panen

Penggunaan Fungisida  Patra  27 wp cukup mudah. Bisa dicampur dengan fungisida kontak berbahan aktif mankozeb( MANTEB 80 WP), mudah larut, dan hemat biaya.

Dikalangan Petani, penyakit (Pythoptora infestan)/ lodoh/ hideng( Sunda) menjadi momok yang sangat menakutkan dan penyerangan nya bisa terjadi tiba tiba, jadi  PATRA hadir untuk menjaga agar tanaman tetap terjaga dari penyerangan Pytopthora. Intinya sedia payung sebelum hujan.

Dikalangan petani milenial sekarang aplikasi penyemprotan dan harga yang tidak terjangkau  membuat petani enggan untuk membeli dan menggunakan pestisida,

Sekarang Saprotan utama mengenalkan Fungisida terbaru yang mudah untuk Diaplikasikan dan juga harga yang terjangkau hal ini menjadi salah satu solusi  petani untuk dapat menjaga tanaman agar tetap sehat dan mendapat hasil  maksimal.

Keunggulan utama Fungisida PATRA 27 WP adalah kemampuan cepat meresap, melindungi permukaan daun, dengan penggunaan konsentrasi  aplikasi yang sangat ekonomis (1-2 gram/liter air).

“Dengan PATRA Tanaman Terjaga”.*

 

Share :

Baca Juga

Pestisida

Exclusive R1 Gathering Jawa Tengah dan Grand Launching Produk Baru PT Saprotan Utama Nusantara

Pestisida

Lomba Panen Padi 10 Ton GKP Per Ha PT Saprotan Utama Nusantara di Demak, Jawa Tengah

Pestisida

Paket Lengkap PT Saprotan Utama Nusantara Tanaman Padi: Tanaman Subur Terlindungi Maksimal

Pestisida

Trik Jitu Budidaya Cabai Berhasil Sepanjang Tahun

Pestisida

Rahasia Tenang Mengusahakan Cabai

Pestisida

Mengendalikan Gulma Tanpa Menyemprot

Pestisida

Meningkatkan Ketahanan Pertanian dalam Menghadapi Tantangan Iklim

Pestisida

Drone Sprayer Membangkitkan Pertanian Indonesia