MAJALAHTEBAR.com. Tanaman mangga khususnya Arumanis dan Gedong Gincu musim panen jatuh pada bulan Oktober-Desember. Harga saat musim panen biasanya turun, misalnya Arumanis yang kualitas baik biasanya Rp. 25.000/kg saat panen raya turun menjadi Rp. 9.000/kg.
Teknologi off season bermanfaat untuk menjaga kontinyuitas pasokan di luar musim. Berikut caranya seperti dilansir MAJALAHTEBAR.COM dari beberapa sumber.
Melakukan pembuahan mangga di luar musim menggunakan pendekatan teknik budidaya secara komprehensif, gabungan dari teknik pemangkasan, pemupukan dan penggunaan zat pengatur tumbuh. Pembuahan mangga off season menggunakan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) misalnya NAA, KNO3, Paklobutrazol dan Auxin.
Namun demikian perlu menjaga ketersediaan air, karena air menjadi faktor utama pembatas produksi. Meskipun sudah memberikan nutrisi yang cukup, namun tanpa ketersediaan air nutrisi tersebut tidak dapat tersedia bagi tanaman.
Pemberian ZPT sebaiknya mengikuti jadwal sesuai rekomendasi. Jadwal penggunaan ZPT Paklobutrazol untuk mangga Gedong Gincu pada bulan 12 dan bulan 1. Pemberian pada mangga Arumanis pada bulan 1 dan bulan 2.
Lakukan pemangkasan cabang segera setelah panen yaitu dengan membuang cabang/ranting (tunas) yang tidak bermanfaat. Selain itu tajuk bagian atas yaitu ujung ranting (terminal), pangkas mundur satu ruas untuk mempertahankan ketinggian tanaman yang optimal yaitu 3 m dari permukaan tanah.
Sementara, pemupukan setelah musim panen penting agar ketersediaan unsur hara dalam tanah tercukupi sesuai dengan kebutuhan tanaman sehingga pertumbuhan dan produksinya tetap optimal. Pemberian pupuk kandang menggunakan dosis 50kg/tanaman seminggu sebelum buah memasuki masa panen. Sementara pemberian Pupuk NPK (3 kg), ZA (0,5 kg), KCl (0,5 kg) setelah panen buah ketiga. Aplikasinya dengan mencampur dan memberikannya melingkar 1-1,5 m melingkar tanaman. Pupuk NPK kedua dengan cara sama saat bakal buah sebesar biji kacang tanah.
Penggunaan ZPT Paklobutrazol untuk menghentikan pertumbuhan vegetatif tanaman. Namun perlu memastikan tanaman mangga harus dalam kondisi sehat, tidak sedang tumbuh tunas dan sudah berproduksi. Aplikasi dengan pengocoran mengelilingi batang dan menyuntikkan (innjeksi) ke batang.
Apabila mudah mendapatkan air sebaiknya melakukan teknik penyiraman. Takar paklobutrazol sebanyak 10-15 cc dan masukkan ke dalam 1 liter air. Buat parit sedalam 10 cm secara melingkar mengeliingi pohon dengan jarak 1-1,5 m dari pohon.
Tuangkan larutan secara merata ke dalam parit. Bila kondisi sangat kering, sebelum menutup parit perlu menyiram lagi dengan air sebanyak 3-4 L/pohon. Tutup parit dengan tanah bekas galian, hingga seluruh parit tertutup.
Sementara, teknik injeksi untuk lokasi yang sulit mendapatkan air. Mengemor batang miring 45° sedalam 10 cm pada ketinggian 75-100 cm dari permukaan tanah. Menggunakan spet, paklobutrazol disedot sebanyak 10-15 cc kemudian menyuntikannya ke dalam lobang bor. Selanjutnya, menyumbat lobang dengan dedaunan kering atau kertas koran membentuk bulatan kemudian ditutup dengan parafin lalu memanaskannya hingga lobang tertutup rapat.
Melalui kedua teknik tersebut akan memacu pembuahan mangga sehingga produksi bukan hanya saat musim tetapi juga berbuah terus sepanjang tahun. Produksi meningkat, pendapatan petani bertambah.*










