Home / Terobosan Teknologi

Jumat, 18 Agustus 2023 - 17:09 WIB

Cara Ini Banyak Hasilkan Semangka Grade A Padahal di Lahan Pasir

Miftah, petani semangka Desa Kalimalang, Kecamatan Gumuk Mas, Jember, Jawa Timur

Miftah, petani semangka Desa Kalimalang, Kecamatan Gumuk Mas, Jember, Jawa Timur

Cara ini banyak hasilkan semangka grade A padahal di lahan pasir. Kuncinya pemupukan dan perlindungan tanaman secara tepat. Paket lengkapnya ada di produk PT Saprotan Utama Nusantara.

MAJALAHTEBAR.com. Tampil semangat, senang berinovasi, menyukai tantangan merupakan ciri petani muda. Menanam semangka di lahan sawah dengan mutu bagus sudah biasa. Tapi semangka banyak masuk Grade A di lahan pasir baru luar biasa.

Miftah mengaku senang bersama petani yang menggunakan sarana produksi sama berhasil panen di atas rata-rata. “Secara kualitas maupun kuantitas tetap beda kalau pupuknya tepat. Memang sedikit lebih mahal, tapi hasilnya nuntut (sesuai),” ungkap Miftah.

Petani semangka Desa Kalimalang, Kecamatan Gumuk Mas, Jember, Jawa Timur iniĀ  berhasil memetik semangka hingga 17 ton kualitas A dan sisanya 12 ton grade B. Dengan harga semangka Rp 8.000/kg Miftah sudah mengantongi pendapatan minimalĀ  Rp 136 juta per musim.

Baca juga  Kiat Memupuk Agar Panen Wortel Meningkat

Penanaman sebanyak kurang lebih 7.000 batang tanaman semangka. Rata-rata petani setempat mendapatkan grade A paling banyak dapat 12 ton dan tambahannya 8 ton.

Miftah menuturkan, masih ada keuntungan lain, biaya pemeliharaan lebih hemat karena tanaman tumbuh lebih kokoh. Menyemprotnya pun berkurang dari biasanya.

Perubahan nyata yang petani muda ini dapatkan setelah menggunakan paket lengkap dari PT Saprotan Utama Nusantara.

NPK 16-16-16 PAK TANI

Pemupukan menggunakan NPK 16.16.16 Pak Tani pada fase pertumbuhan vegetatif. Dosisnya 3 kg per 200 liter air (satu drum). Ditambah Magnesium Sulfat 1 kg/200 liter dan CPN 2 kg/200 liter.

Selanjutnya larutan ini disiramkan ke tanaman sebanyak 200 ml/tanaman atau 5 gram/tanaman pada umur 5 Hari Setelah Tanam (HST), 10 HST, 15 HST, dan 20 HST. Hasil pengamatan pada umur 27 HST menunjukkan pertumbuhan lebih cepat, daun lebih lebar dan pertumbuhan sulur lebih cepat dibandingkan kontrol.

Baca juga  Pilihan Basiran untuk Panen Istimewa

Sementara, pada pertumbuhan fase generatif menggunakan MAGNUM 15.10.22 dengan dosis 3 kg/200 liter air, PN 2kg/200 liter. Aplikasi dengan disiramkan 200 ml per tanaman pada usia 25, 30 35 HST.

Hasilnya, pertumbuhan buah lebih cepat. “Buahnya lebih besar dan seragam. Itulah makanya kenapa bisa banyak Grade A nya,” jelas Miftah.

Paket pemupukan untuk tanaman semangka sudah tersedia lengkap. Miftah mengatakan, petani enak tinggal menggunakannya. “Jika ada yang kurang jelas atau bingung membuat larutannya bisa tanya petugas lapangan,” sarannya.*

Share :

Baca Juga

Terobosan Teknologi

Pupuk dan Fungisida yang Bisa Diandalkan di Musim Hujan

Terobosan Teknologi

Ketika Mustholih Melihat Sangat Jelas Hasilnya

Terobosan Teknologi

Hasil Nyata Setelah Menggunakan Pupuk Khusus Tanaman Sawit

Terobosan Teknologi

Panen Utomo Tembus 13,6 Ton/Ha Setelah Pakai Paket Lengkap Ini

Terobosan Teknologi

Panen Oyong Lebih Cepat, Petikan Nambah

Terobosan Teknologi

Formula Tepat untuk Panen Cabai Mantap

Terobosan Teknologi

Menu Wajib untuk Hasilkan Melon Bermutu

Terobosan Teknologi

Kiat Memupuk Agar Panen Wortel Meningkat