Teknik Budidaya Gambas yang Bikin Petani Pemula Langsung Sukses!
MAJALAHTEBAR.com. Gambas atau oyong, adalah tanaman sayur merambat yang sangat populer di Indonesia dan negara-negara tropis Asia lainnya. Tanaman ini tumbuh baik di tanah yang gembur dengan pencahayaan cukup.
Pemupukan menjadi bagian utama keberhasilan budidaya gambas. Sebelum menanam, tanah perlu pupuk kandang dan dolomit untuk memperbaiki kesuburan dan menyeimbangkan pH tanah.
Pemupukan dasar dengan menaburkan NPK Mutiara 16-16-16 sebanyak 40 gram per tanaman untuk meningkatkan kesuburan tanah. Selanjutnya, kocor setiap minggu sesuai fase pertumbuhan tanaman.
Pada minggu ke-1 dan ke-2 setelah tanam (MST), berikan NPK Mutiara 16-16-16 dan KARATE PLUS BORONI secara bersamaan, masing-masing dengan dosis 2 kilogram per drum air, dikocor setiap minggu. Kombinasi ini membantu mempercepat pertumbuhan tanaman sekaligus memperkuat jaringan tanaman berkat kandungan Nitrogen nitrat, Kalsium, dan Boron dalam KARATE PLUS BORONI.
Memasuki minggu ke-3 dan ke-4 MST, pemupukan dilanjutkan dengan NPK Mutiara GROWER 15-09-20+TE dan KARATE PLUS BORONI yang dikocor setiap minggu dengan dosis yang sama. Pupuk ini mendukung pertumbuhan generatif dan menjaga kualitas buah gambas.
Mulai minggu ke-5 dan seterusnya, pemupukan rutin setiap minggu dengan NPK Mutiara GROWER 15-09-20+TE dan KARATE PLUS BORONI, tetap dengan dosis 2 kilogram per drum air untuk masing-masing pupuk. Pemupukan berkelanjutan ini memastikan tanaman gambas tetap sehat, produktif, dan menghasilkan buah berkualitas tinggi.
PUPUK DAUN
Selain pemupukan dasar dan kocor, pemberian pupuk daun juga penting untuk mendukung fase vegetatif dan generatif tanaman. Pupuk daun seperti MerokeMAP, MerokeMAG-S, MerokeMKP, MerokeCALNIT, dan MerokeKALINITRA disemprotkan pada daun dengan dosis antara 2 gram per liter serta MerokeFITOFLEX dengan dosis 2,5 gram per tangki semprot (14 liter air). Penyemprotan ini membantu memperkuat tanaman, memperbaiki metabolisme, dan meningkatkan hasil panen.
Sementara, perawatan yang baik akan memastikan tanaman tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang melimpah. Perawatan tanaman mencakup pemangkasan tunas bawah agar nutrisi lebih terfokus ke bagian atas dan buah. Tunas bawah yang terlalu banyak dapat menyerap nutrisi dan energi tanaman sehingga hasil panen berkurang.
Pengendalian hama dan penyakit pun menggunakan pestisida hendaknya sesuai dengan kebutuhan agar tanaman tetap sehat tanpa merusak lingkungan. Pengendalian bisa juga dengan pemasangan plastik rol berlubang di sekitar tanaman.
Cara ini untuk melindungi gambas dari gangguan lingkungan seperti hujan deras atau serangan hama yang dapat menghambat pertumbuhan. Hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan genangan air dan akar busuk.
Panen gambas bisa berkali-kali selama masa tanam sekitar tiga bulan dengan interval panen setiap dua hari sekali. Dengan teknik budidaya dan perawatan yang tepat, hasil panen gambas bisa melimpah dan berkualitas.
Dengan menerapkan teknik budidaya gambas yang tepat seperti yang telah dijelaskan, petani pemula pun bisa langsung merasakan kesuksesan dalam bercocok tanam. Jadi, siapkah mencoba teknik ini di pekarangan rumah dan menjadi petani sukses dengan langkah yang benar? Selamat mencoba dan raih hasil panen terbaik!*
**Untuk melihat detail program pemupukan, download Apps Petani Cerdas di Google Playstore.










