Sukses Maksimal! Kupas Tuntas Panen Melimpah Buah Naga
MAJALAHTEBAR.Com. Dengan nilai jual yang stabil, buah naga menjadi salah satu pilihan menarik bagi para petani yang ingin sukses di pertanian. Tapi, bagaimana cara memulainya?
Varietas buah naga yang popular yakni buah naga putih dan buah naga merah. Buah naga putih memiliki bentuk yang lonjong dengan warna kulit yang cenderung lebih terang atau tidak terlalu hijau.
Sementara, buah naga merah yang memiliki ciri berbeda dari saudaranya. Struktur durinya lebih pendek dan tumbuh lebih rapat pada batang. Daunnya juga memiliki warna hijau yang lebih gelap, memberikan tampilan yang lebih pekat.
Lalu, bagaimana dengan teknik perawatannya? Pemupukan menjadi faktor penting karena menentukan keberhasilan panen. Dengan pemupukan tepat, tanaman ini mulai menghasilkan buah pada usia dua tahun. Ini merupakan waktu yang relatif cepat untuk tanaman buah.
Rekomendasi pemupukan buah naga yakni menggunakan metode kocor secara rutin setiap dua minggu sekali. Untuk setiap tiang tanaman, perlu campuran 250 gram pupuk dalam 5 liter air, lalu menyiramkan ke melingkar di sekitar tanaman untuk memastikan penyerapan optimal oleh sistem akar serabut.
KOMBINASI NPK
Pada tahap pertumbuhan, disarankan menggunakan kombinasi pupuk yang terdiri dari 200 gram NPK Mutiara 16-16-16 dan 50 gram KARATE PLUS BORONI. Larutkan kedua jenis pupuk ini dalam 5 liter air untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang bagi tanaman.
Ketika tanaman mulai memasuki fase berbuah dan pembungaan, ganti NPK Mutiara 16-16-16 dengan NPK Mutiara GROWER. Dosis tetap sama, yaitu menggunakan kombinasi 200 gram NPK Mutiara GROWER dan 50 gram KARATE PLUS BORONI. Lakukan pemupukan ini dua minggu sekali.
Selain pemupukan, juga perul melakukan pemangkasan terutama pada tunas-tunas air yang tumbuh di batang utama. Hal ini penting agar pupuk fokus ke produksi buah.
Pemangkasan juga untuk cabang yang tumbuh terlalu rimbun. Ranting-ranting yang telah menghasilkan buah sebaiknya dipangkas karena tidak akan menghasilkan bunga lagi. Produksi buah naga sebagian besar berasal dari daun muda, sehingga daun tua yang sudah tidak produktif harus dibuang.
Dalam hal panen, baik buah naga merah maupun putih memiliki masa tunggu sekitar satu bulan sejak munculnya bunga hingga siap panen. Meskipun buah naga putih umumnya memiliki ukuran yang lebih besar, harga jual kedua varietas di pasaran biasanya sama, tergantung kualitas dan daerahnya masing-masing.
Hati-hati, buah terlalu matang rawan terserang hama lalat buah. Petani dapat memasang perangkap menggunakan petrogenol.
Jamur yang menyerang batang tanaman juga menjadi salah satu tantangan dalam budidaya buah naga. Pengendalian dengan aplikasi fungisida yang tepat. Sementara itu, untuk mengatasi serangan belalang atau ulat, petani dapat menggunakan campuran insektisida lalu menyemprot sesuai dosis.
Dengan memahami dan menerapkan teknik budidaya yang tepat, tentu kita dapat mengoptimalkan produktivitas tanaman buah naga. Hasil panen yang berkualitas tidak hanya akan memberikan kepuasan bagi konsumen tetapi juga menjamin keberlanjutan usaha pertanian yang menguntungkan. Jadi, tunggu apa lagi?
**Untuk melihat detail program pemupukan, download Apps Petani Cerdas di Google Playstore.










