Jin Menyerupai Saya
MAJALAHTEBAR.com. Karena sejak remaja sudah sering laku (maksudnya prihatin puasa tirakat mendekatkan diri full pada Tuhan minta bukti bersifat gaib), maka tidak mengherankan bila sering menemui hal-hal bersifat gaib (diluar kemampuan manusia secara nyata).
Dan sudah menjadi takdir Tuhan hal-hal yang gaib atau banyak orang mengatakan makhluk gaib tak bakal bisa direka ulang dan dibuktikan. Seseorang yang mempunyai kelebihan atau indra ke enam atau ‘’tahu’’ lah tentang gaib hanya bisa cerita ini dan itu. Yang percaya ya sampai lupa daratan mendengarkannya sedang yang tak percaya atau tak tahu hanya bisa bicara di belakang dengan segala komentarnya baik negatif atau positif.
Apapun kata orang, saya tak peduli. Yang jelas makhluk gaib itu pasti dan terbukti ada. Saya sangat yakin dan seyakin-yakinnya. Karena bagi saya pribadi yang bersifat gaib itu banyak bukti dan banyak saya menemui. Namun untuk alam gaib terlebih neraka dan surge belum. Itu masa depan kita.
MENYERUPAI SAYA
Inilah salah satu makhluk gaib yang pernah saya temui. Yaitu berupa makhluk atau boleh disebut jin yang menyerupai saya. Langsung saja begini ceritanya:
Saya sebagai tenaga lapangan biasa keliling daerah. Apalagi kalau tanaman tampak terserang hama dan penyakit tanaman. Saya sampai lupa waktu kalau hari telah sore matahari mau tenggelam.
Malam itu saya langsung menyetir mobil ngebut mencari hotel karena saking lelahnya seharian keliling sawah. Baru berjalan sekitar puluhan kilometer sudah menemukan sebuah hotel yang letaknya di pinggiran kota. Pikir saya tak perlu pilih-pilih. Yang penting ada kamar mandi dan tempat tidur untuk istirahat. Istri yang kebetulan ikut mendampingi kerja karena ingin melihat suasana pertanian ngikut saja apa mau saya.
Begitu masuk hotel saya bersih-bersih, wudhu dan sholat. Bersama istri langsung pulas tidur. Tengah malam saya terbangun dan melihat jam di HP. Sudah menunjukkan waktu sekitar jam dua-an. Saya ke kamar mandi.
Keluar dari kamar mandi saya langsung rebahan di samping istri. Betapa kaget saya, karena tidak sengaja melihat bayangan yang cukup mengerikan di cermin kamar yang terletak di depan tempat tidur.
Mata saya buka tajam-tajam tampak jelas sekali dicermin itu di keremangan terang lampu kamar terlihat jelas makhluk yang menyerupai saya. Padahal saya tidak bercermin, rebahan diranjangþ tidur. Bahkan ada dua jin yang menyerupai saya.
BENTUK MUKA
Makhluk itu persis saya. Saya perhatikan benar warna baju yang saya pakai. Bentuk rambut. Muka dan lekuk-lekuk wajah serta lain-lain. Persis saya.
Seketika itu saya sontak berkata dalam hati: itu pasti jin menyerupai saya. Lalu saya membangunkan istri, namun badan terasa kaku seakan tak bisa digerakkan.
Tak lama saya melihat di layar, penglihatan di pintu kamar terlihat jin juga yang menyerupai saya. Apa-apanya mirip seperti yang ada di cermin. Beberapa saat kemudian makhluk-makhluk menyerupai saya itu menoleh ke saya.
‘’Hi…. Hi….. ngeri,’’ kataku merinding sambil memejamkan mata seraya meraba-raba menyalakan lampu yang lebih terang-benderang di kamar itu, dan pelan-pelan mata melirik arah cermin serta arah pintu, namun makhluk itu sudah menghilang.
Sejak kejadian itu kalau saya sendiri dan baik bersama istri bila mau menginap di hotel atau di manapun penginapannya mencari yang tidak ada cerminnya. Kalau terpaksa ada, cermin saya tutup kain atau apalah yang penting cermin tertutup. Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di cermin.*










