Fungisida Baru Kentang Hadir! Jamur Tak Berkutik, Panen Makin Mantap
Fungisida baru kentang hadir! Jamur tak berkutik, panen makin mantap. Daun lebih tebal dan tanaman lebih kekar. Tanaman terjaga.
MAJALAHTEBAR.com. Sebagai petani muda, Ferdian merasa perlu mengetahui informasi secara lengkap sebelum menggunakan produk perlindungan tanaman. Informasi terkait bahan aktif, manfaat dan cara penggunaannya.
Ferdian merupakan petani kentang dari Kampung Palalangon, Desa Cisurupan, Kecamatan Cisurupan, Garut, Jawa Barat. Penggunaan petisida khususnya fungisida adalah hal penting untuk mencegah dan mengendalikan penyakit utama yakni busuk daun alias lodoh (Phytopthora infetans).
Perhatiannya terhadap produk fungisida secara detail terebut membawa dampak baik. Ferdian bisa menilai apakah fungisida lama maupun baru bekerja dengan optimal apa tidak.
Karena melihat bahan aktifnya sudah biasa dipakainya, Ferdian atau akrab dengan panggilan Ferdy tanpa ragu langsung menggunakan PATRA 27 WP. Fungisida sistemik dan kontak berbentuk tepung putih yang larut air, mengandung bahan aktif Simoksanil 27%.
TANAMAN LEBIH KEKAR
Petani dengan lahan 1,5 ha ini mengatakan ada perubahan signifikan pada penampilan tanaman. Daun lebih tebal dan tanaman lebih kekar.
“Setelah saya pakai, hasilnya daun lebih tebal sehingga tidak mudah rusak oleh Phytophthora. Tanaman lebih kekar. Fungisida ini juga bisa menjadi penguat fungisida lain sehingga tanaman lebih terjaga,” ungkapnya.
Cendawan Phytopthora terkendali, tanaman terjaga. Dosis penggunaan fungisida PATRA 27WP cukup 2 gram per liter sesuai rekomendasi.
Pengalamannya tiga tahun dalam budidaya kentang sudah menempatkan Ferdy menjadi sorotan. Panen pun makin mantap. Jika biasanya 17 – 25 ton/ha meningkat menjadi 30 – 35 ton/ha dengan umur panen 115 HST.
Selain PATRA 27 WP, Ferdy menggunakan sarana produksi dari paket lengkap PT Saprotan Utama Nusantara. Penggunaan FERTIPHOS per 700m² pakai 1 sak pupuk dasar.
Pupuk ini juga dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar, memperbaiki struktur tanah dan menetralkan pH yang asam. Meningkatkan daya tahan tanaman dan meningkatkan produksi serta kualitas hasil.
Pemupukan lain dengan SAPRODAP 10kg per 350m² pupuk dasar. KAMAS 10kg per 350m² pada umur 35 HST dengan cara tugal.
Petani muda Garut ini juga menggunakan pestisida lengkap. Aplikasi MANTEB 80WP konsentrasi 2gr/lt dengan interval 5-7 hari sekali. PENTACUR 722 SL 1ml/ltr mulai usia 14 hari.
Ferdy juga menambahkan TORBINOL dosis 1ml/ltr mulai usia 35 hari. Insektisida dengan cara semprot STARMEK 2ml/ltr. Kondisional tanaman gambaran sekitar 10 hari sekali penyemprotan.Sementara untuk AVIDOR dosis 0,5 gr /ltr aplikasi 10 hari sekali penyemprotan
Perlakuan yang diberikan Ferdy mampu meningkatkan daya tahan tanaman. Terlindungi dari gangguan hama dan penyakit. Termasuk dari dampak perubahan iklim, seperti cekaman cuaca ekstrim di tengah pergantian musim.*










